Sign up with your email address to be the first to know about new products, VIP offers, blog features & more.

[mc4wp_form id="5505"]

Workshop Idea Cafe

By Posted on 0 4 m read 1.7K views

Kamis lalu admin coba salah satu cafe di Jl. Cipicung yang somehow nama cafe-nya bikin bertanya-tanya; Workshop Idea.

Apaan ya, ini?

Kok namanya gini?

Beneran tempat makan?

Atau tempat meeting?

Ternyata setelah ngobrol ngaler dan ngidul, tujuan diberi nama Workshop Idea adalah untuk mengumpulkan para penggiat usaha, industri kreatif, seniman, penyanyi atau bahkan siapapun yang ingin cari ide untuk berkumpul di cafe ini. Hmm, leh ugha.

Lihat menu-menunya juga menarik untuk ukuran cafe di Tasik: Pancake, Waffle, Burger, Hot Dog, Sandwich, Cheesy Wedges, Pasta Steak, Coffee dan lainnya. Makin tertarik setelah ngobrol dengan Chefnya kalau ada pasta yang rasanya kari banget, bahkan dia bilang beberapa pengunjung bilangnya mirip rasa Indomie Kari. Penasaran.

Beberapa Menu di Workshop Idea

 

Beberapa Menu di Workshop Idea

Berujung coba 5 menu di sini dan kenyang bego sebego-begonya, beberapa menu yang dicoba adalah;

Mini Burger Slider (30K)

Beef Patties Burger (28K)

Pancake (22K)

Pasta Indian Ocean (26K)

Healthy Food

Cappucino (20K)

Espresso (12K)

 

Mini Burger Slider (30k)

Meskipun nunggunya cukup lama tapi begitu makanan dateng amazing dengan food plattingnya. Dikira bakal standar aja taunya cantique. +1

Untuk Mini Burgernya admin rasa meskipun kecil, porsinya mengenyangkan karena pattiesnya tebel dan kentangnya cukup banyak. Tapi kalau kalian makannya banyak sih kayanya gak akan cukup. Since I need to taste all the foods, jadinya makanan ini gak habis sampai tuntas karena takut makanan yang lain gak kemakan.

Menurutku poin utama dari burger adalah pattiesnya, kaya no matter how big the burger is, no matter how fresh the lettuce you’re using or no matter how good the sauce is, kalau pattiesnya gak enak, ya gak akan enak juga burgernya. Bukan gak enak sih, lebih ke kurang kali, ya. Ya gitu deh intinya. Hahahaha. That’s why, penilaian pertamaku untuk burger pasti dari pattiesnya.

Dan Patties di sini cocok di lidahku, pattiesnya dibuat home made dan menggunakan fresh minced beef, bukan patties frozen gitu. Jadinya teksture dari pattiesnya masih kasar tapi moist saat di makan. Kusuka!

 

Workreme Spirit Pancake (22k)

Pancake di sini ternyata selain menggunakan aneka rasa dan warna, dikasih whipped cream, maple syrup dan diberi juga buah-buahan asli untuk side dishnya. Side dish atau apa ya ini namanya. You name it, deh. Buatku pribadi, teksture pancakenya kurang fluffy dan pas ngobrol sama Head Chefnya memang saat bikin adonannya kurang lama didiamkan katanya. Tapi kusuka rasanya yang gak terlalu manis (me as always) tapi manisnya jadi pas saat dimakan dengan ice cream dan maple syrup.

 

Indian Ocean Pasta (26k)

Here it is, pasta rasa Indomie Kari yang dipadukan dengan sate udang dan grilled toast akhirnya datang juga. Yang bikin pasta ini banyak disukai adalah karena rasanya memang untuk lidah Asia, rempah yang digunakan juga terasa sekali terutama bumbu masala dan karinya. Meskipun buatku kurang garam tapi sejujurnya terganti dengan rasa udangnya yang segar bahkan cenderung manis karena segarnya. Selain itu, tusukan sate udangnya menggunakan batang sirih sehingga rasanya semakin keluar. Menurutku ini adalah best menu dari semua yang di makan di sini. TOP!

Healthy Food

Ternyata, selain menu yang sudah tertera di menu, kita juga bisa request menu yang dimau sesuai keinginan kita selama bahan-bahannya memang ada. Seperti kemarin saat berkunjung, ternyata menu terakhir yang datang adalahh Healthy Food yang admin sendiri lupa nama menu ini apa, tapi yang jelas menu ini adalah menu sehat karena dibuat oleh Chef yang berbeda. Yang membuat menu-menu healthy food ini adalah Head Chef di salah satu Rumah Sakit ternama di Tasikmalaya, jadi dapat dipastikan dia mengerti kandungan gizi, lemak dan lainnya.

Helathy Food ini ada steak dengan saus tomat, mashed potato dan saladnya.

Yang pertama dicoba adalah sausnya dan gosh ini enak, gak terasa seperti healthy food.

Yang kedua dicoba adalah mashed potatonya, rasanya? Wagelasih ini enak parah. Mashed potatonya so creamy dengan wangi butter dan keju yang pas. Parah enak banget. Meskipun udah kenyang tapi karena mashed potatonya enak, ludes semua. :))

Yang ketiga adalah steaknya, meskipun dua komponen di atas cocok semua, so sorry untuk dagingnya kematengan, admin ndak suka daging mateng to be honest. Teksture dagingnya jadi ilang soalnya.

Dan yang terakhir dicoba adalah saladnya, campuran daun salada, tomat dan apel dan diberi semacam minyak yang admin sendiri lupa minyak apa, ternyata enak. Jarang-jarang bisa makan salad seenak ini. Nyampe heran kok bisa kaya gini, ya? :)))))

 

Untuk yang suka ngopi juga kalian bisa ke sini, apalagi cafe ini sudah mulai buka dari jam 07.00 pagi. Jarang-jarang di Tasik ada cafe yang buka pagi, bisa dijadikan pilihan tempat untuk sarapan juga karena ada diskon 50% untuk semua menu khusus dari jam 07.00 – 11.00.

IYA GAK SALAH, DISKONNYA 50%.

Ngopi plus makan pancake bisa banget jadi pilihan buat sarapan atau bisa juga minta waffle. Wagelasih kurang dari 30K dah bisa makan dan minum kopi. Kudu dijadwalkan bangun pagi biar bisa coba sarapan di sini. FIX!

Share this article

No Comments Yet.

What do you think?

Your email address will not be published. Required fields are marked *